Mengembalikan hardisk yang tidak sengaja terpartisi

, 1 comment

Tutorial mengembalikan partisi hardisk yang tidak sengaja kita format sudah banyak di dunia maya. Salah satunya menggunakan perangkat lunak (software) Testdisk (bisa dilihat setan66.wordpress.com). Sedangkan tulisan saya disini hanya untuk memperjelas penggunaan nya. Ada beberapa hal yang perlu diketahui dalam menggunakan Testdisk:

  1. Testdisk dapat digunakan di Windows, Linux, ataupun Mac
  2. Jika hardisk yang akan kita recovery adalah hardisk internal PC atau Laptop kita, penulis menganjurkan menggunakan Ubuntu ataupun Distro lain yang bisa berjalan secara Live menggunakan CD atau Flashdisk (USB), karena dengan Linux yang Live bisa menggunakan fasilitas lain seperti browser untuk mencari tutorial dsb. 
  3. Agar Software Testdisk bisa ditambahkan di LiveCD atau LiveUSB, maka pada saat pembuatan LiveCD atau LiveUSB perlu disediakan space. Ini bisa dilakukan menggunakan Unetbootin atau Pendrive (kedua software ini bisa dipasang di Windows). Kolom di screenshot "Space used to preseve file accross reboots" diisi misal 1000 MB
  4. Sebaiknya kondisi kita sedang online atau kita memiliki file testdisk, agar pada saat Linux Live sudah berjalan software Testdisk dapat dengan mudah dipasang.
  5. Jalankan TestDisk
  6. Harus diperhatikan Label-label disebelah kiri partisi:

    P=Primary, partisi utama yang ingin kita munculkan (recovery)
    D=Deleted, partisi yang tidak ingin kita munculkan (recovery)
    *=Boot, partisi yang merupakan "bootabel partition", kalau di windows ini partisi C:, di Linux bisa di partisi manapun. 
  7. Jangan lupa berdo'a
Lebih lengkapnya bisa lihat di http://setan666.wordpress.com/ atau http://www.howtogeek.com/



1 komentar: